Bakti Sosial Lentera Negeri : Desa Bonto Masunggu, Surga Terpencil yang butuh perhatian

IMG_20170212_144522Desa bonto Masunggu kecamatan Tellu limpoe, Kabupaten Bone adalah lokasi yang kali ini dipilih sebagai lokasi bakti Sosial Lentera Negeri 2017. Berdasarkan hasil dari cheklok beberapa relawan, desa ini memang layak dipilih untuk kegiatan bakti Sosial Lentera Negeri. Desa yang berbatasan langsung dengan kabupaten Pangkep ini memiliki panorama alam yang indah, dengan hamparan hijau sawah di kaki gunung dan dihiasi beberapa air terjun menjadikan desa ini sebagai surga terpencil yang dimiliki oleh kabupaten Bone. Tapi itu tidak berbanding lurus dengan keadaan warga desa disana. Keindahan desa ini yang merupakan anugerah  Tuhan tidak serta merta membuat desa ini berkembang pesat.DSC_0049 Jauh dari itu, desa ini hampir sama dengan desa-desa terpencil lainnya. Akses jalan yang kurang bagus membuat perut terguncang ketika melintasinya. Dari segi pendidikan pun demikian, didesa ini hanya ada 1 sekolah dasar dan 1 sekolah menengah pertama dilokasi yang sama, SDN 175 Bonto Masunggu dan SMP Satap 2 Tellu limpoe harus berbagi lokasi yang sama. Kondisi kelas pun memprihatinkan. Ada tiga kelas yang dinding luarnya sudah tidak ada lagi dan juga dinding pembatas antar kelas pun sudah hancur. Dari segi kesehatan, didesa ini hanya ada 1 puskesmas pembantu yang jarang beroperasi. Sekali dalam seminggu itu pun kadang tidak. Tenaga medis hanya ada 1 bidan desa yang ditugaskan,  untuk menangani semua jenis keluhan kesehatan. Warga desa ini menggantungkan hidupnya hanya pada sektor pertanian, dan ada juga beberapa warga yang memilik ternak seperti sapi dan beberapa ekor kuda.
Setelah hampir 3 bulan mempersiapkan segalanya, kini tiba saatnya untuk menuntaskan misi bakti sosial Lentera Negeri di desa tersebut. Ditandai dengan berangkatnya Tim perintis pada hari sebelumnya untuk menginformasikan dan menyiapkan segala sesuatu di lokasi tersebut guna kelancaran kegiatauuuuu mari bersama_170215_0001n bakti sosial lentera negeri ini. Sabtu pagi kami para relawan lentera negeri  telah berkumpul di Rumah relawan yang merupakan sekertariat dari Lentera Negeri yang beralamat di BTN Antara Blok c12 no 1B sembari menunggu kendaraan yang akan mengantarkan kami sampai lokasi
bakti Sosial.  Kurang lebih pukul 9 kendaraan yang di tunggu telah tiba, mobil Dalmas 10  roda yang akan membawa para rombongan menuju lokasi Bakti sosial lentera negeri 2017 ini. Tidak butuh waktu lama, segala keperluan dan perlengkapan bakti sosial sudah berada diatas kendaraan dalmas ini. Kurang lebih pukul 10  pagi, mereka berkumpul untuk berdoa bersama agar perjalanan lancar menandai kegiatan bakti sosial lentera negeri ini.

                Perjalanan yang ditempuh bukan tanpa hambatan, akses jalan yang sempit sedikit menyulitkan pengemudi kendaraan, tapi berkat kelihaian
pengemudi kendaraan itu bisa dilalui dengan aman dan selamat. Memasuki wilayah kabupaten Bone akses jalan sudah mulai rusak. Para relawan yang berada dalam kendaraan ini mengalami guncangan yang entah berapa Skala richter. Tetapi itu terbayar dengan memandangi keindahan panorama alam yang terhampar hijau diantara pegunungan dan sawah, ditambah lagi terlihat beberapa air terjun yang dari kejauhan sudah terlihat indah menghiasipemandangan alam desa Bonto Masunggu ini. Sekitar 3 jam lebih perjalanan, akhirnya mereka sampai dilokasi bakti sosial kali ini, yaa Desa Bonto Masunggu Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Bone.

           IMG_20170211_125523 DSC_0184

                Rumah kepala desa menjadi posko dari bakti sosial lentera negeri ini, tapi tak jarang juga warga sekitar dengan senang hati menawarkan rumahnya untuk sekedar beristirahat atau pun membersihkan diri. Sambutan ramah dari warga desa ini sungguh membuat kami terkesan dan semakin meyakinkan bahwa desa ini adalah surga terpencil yang kami kunjungi. Setelah beristirahat dan makan siang kami langsung melakukan breafing singkat untuk membahas kembali agenda-agenda bakti sosial hari ini agar berjalan lancar dan sesuai dengan rencana yang telah di canangkan sebelumnya.

                Agenda pertama pembuatan perpustakaan mini dan games yang di rangkaikan dengan prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). kami dipisah menjadi 2 kelompok, ada yang berangkat menu
ju pembuatan perpustakaan mini dan penyaluran donasi di Taman pendidikan al-qur’an dan ada juga yang ke halamaNikon by Abek_170215_0087_0n sekolah untuk mempersiapkan perlengkapan games dan PHBS. Lokasi penyaluran TPA dan pembuatan perpustakaan mini ini adalah salah satu TPA induk yang berada di desa ini. Disini memang ada 2 TPA ka
rena jumlah anak-anak didesa ini terbilang cukup banyak, tercatat lebih dari 200 anak-anak usia sekolah tinggal didesa ini, dan karena lokasi TPA yang tidak cukup luas maka TPA ini dibagi menjadi 2 lokasi, TPA induk dan TPA cabang yang lokasinya juga tidak terlalu berjauhan.  Lemari buku pun mulai dirangkai bersamaan dengan buku-buku yang diatur dan di tata kembali agar perpustakaan mini ini bisa beroperasi dengan baik pula. tidak butuh waktu yang lama berkat kerjasama para relawan perpustakaan mini dan donasi TPA sudah siap digunakan, dan berharap ini akan bisa menjadi pemantik semangat membaca dan belajar anak-anak di desa ini. kami pun menuju sekolah untuk bergabung bersama relawan lainnya yang telah lebih dulu berada di halaman sekolah menyiapkan perlengkapan games.

IMG_20170211_140917_HDR     Nikon by Abek_170215_0081

              Relawan dan anak-anak sudah siap untuk bermain games yang diadakan oleh relawan lentera negeri ini. ada berbagai macam games yang diadakan membuat halaman sekolah riuh seketika. Tawa anak-anak dan para relawan melebur menjadi satu, serta semangat anak-anak yang patut diajungi jempol. Terlihat raut muka bahagia yang tak bisa disembunyikan oleh anak-anak desa Bonto masunggu ini. Juga kebahagiaan para relawan yang telah merasuk dalam tubuh dan pikirannya sehingga melupakan semua urusan-urusan yang mungkin selama ini menjadi beban pikiran. Agenda ini pun ditutup dengan kegiatan PHBS, yaitu anak-anak di ajarkan mencuci tangan dan gosok gigi yang benar. Kegiatan ini pun bertujuan untuk mengusir kejenuhan anak-anak didesa ini yang mungkin mulai jenuh terhadap kegiatan-kegiatannya sehari-hari, juga sebagai pemantik semangat belajar anak-anak untuk tetap bersemangat dalam bersekolah.

Nikon by Abek_170215_0050 uuuuu mari bersama_170215_0105 Baksos LN #4_170214_0144

              Hari menjelang malam, para relawan lentera negeri ini kembali ke posko untuk beristirahat juga membersihkan diri menyiapkan diri memasuki waktu magrib juga sekaligus mempersiapkan makan malam dan agenda bakti sosial sebelumnya. Makan malam telah siap oleh para relawan yang tak kalah semangat bertugas di dapur. Setelah itu, agenda berikutnya yaitu nonton bareng video dokumenter perjalanan pengajar muda dari Indonsia Mengajar tapi terlebih dulu memutar video-video kegiatan-kegiatan lentera negeri. Agenda ini sebelumnya direncanakan ditonton bersama  warga dan anak-anak di balai desa. Tetapi karena ada warga yang kemarin juga berduka dan malaksanakan malam Takziah untuk menghibur yang lagi berduka, maka tidak etis kalau agenda ini tetap mereka paksakan terlaksana. Akhirnya kami memilih hanya di posko sembari berdiskusi tentang pendidikan anak di negeri tercinta ini yang memang jadi sasaran utamaIMG_20170211_141859_HDR dari berdirinya lentera negeri ini. Setelah pemutaran video, kami berdiskusi sedikit tentang apa yang mereka lihat, apa yang para relawan rasakan dan pandangan para relawan itu sendiri tentang pendidikan di negeri ini. Di bakti sosial ini juga di hadiri oleh partisipan bakti sosial yang melebur menjadi satu dengan relawan lentera negeri dan tidak ada pemisah antara partisipan dan relawan lentera negeri. Mereka melebur menjadi satu dengan kata relawan di kegiatan bakti sosial lentera negeri ini. Diskusi pun berjalan, tak jarang canda tawa terlontar dari mulut mereka yang menambah keakraban diantara mereka semua. Dan juga air mata haru yang tidak bisa dibendung lagi, merubah suasana seketika hening dan membuat kami menundukkan kepala untuk tidak selalu melihat keatas. Membuat kami bersyukur akan nikmat dan karunia yang telah diberikan kepada kami, dan sadar bahwa kami para relawan sebagai kaum terdidik punya tanggjung jawab moral sebagai manusia. Tanggung jawab yang harus direalisasikan agar tidak terjebak dalam sepi, karena sejatinya definisi kesepian yang sebenarnya adalah hidup tanpa tanggung jawab sosial.  Dan agenda ini ditutup dengan bertukar kado yang sebelumnya telah di kumpulkan dan diberi nomor, dan mereka mengambil kado berdasarkan nomor yang telah di berikan sebelumnya. Kado yang berisi quotes dibacakan satu persatu menambah bahagia yang mampu dihadirkan malam itu. Malam semakin larut, kami pun kembali beristirahat untuk menyambut pagi hari yang dengan semangat baru.

Nikon by Abek_170215_0012

Mentari mulai mengintip di balik pegunungan, menandakan pagi mulai menyapa. kami pun kembali mempersiapkan diri untuk agenda berikutnya. Beberapa orang relawan berjalan di jalan-jalan desa untuk kembali mensosialiasikan kegiatan pemeriksaan kesehatan bagi warga desa yang akan dilaksanakan pukul 9 pagi ini. Dengan alat pengeras suara jenis TOA kami pun mengelilingi setapak demi setapak desa sembari menyapa warga yang kembali memberikan kami keramahan yang mengusir lelah kaki melangkah. Setelah itu kami pun bergabung dengan relawan yang telah berada disekolah untuk melaksanakan senam pagi bersama anak-anak desa bonto masunggu ini. anak-anak dan relawan  lentera negeri berbaur bersama dalam senam diiringi musik gemu famire ini menambah keceriaan sepagi itu. Ruppusa…!!  katanya teriak sambil tertawa, entah siapa yang deluan melontarkan kata ini sehingga menjadi hits saat itu.  Mereka telah asyik dalam senam dan juga tawa yang mengiringi setiap gerakannya. Senam ini ditutup dengan ice breaking yang kembali diberikan oleh kakak-kakak relwan lentera negeri ini. matahari semakin tinggi, dan karena keterbatasan waktu kami pun mengakhiri keceriaan dengan anak-anak desa ini.

Baksos LN #4_170215_0091  Baksos LN #4_170214_0108

Kembali ke posko sarapan telah tersedia, lagi-lagi  kami memberikan apresiasi kepada relawan yang kali ini bertugas di dapur. Membersiapkan segala sesuatu dengan sangat matang agar tidak ada waktu yang terbuang sia-sia. Setelah mereka beristirahat, sembari membersihkan diri, mereka lalu mempersiapkan segala sesuatu untuk agenda pemeriksaan kesehatan di kantor desa bonto masunggu ini. Antusias warga sangat besar di kegiatan kali ini, begitu kami ke balai desa sudah ada warga yang mulai menunggu didepan balai desa ini. para relawan yang latar belakang pendidikan sebagai tenaga kesehatan langsung mulai mempersiapkan segalanya demi kelancaran agenda pemeriksaan kesehatan ini.

Mereka mulai melakukan pemeriksaan satu persatu warga. Ada yang bertugas di meja registrasi, untuk mencatat nama dan umur, ada yang melakukan screaning ataupun menenyakan tentang keluhan kesehatan atau riwayat penyakit yang diderita sebelumnya. Ada yang bertugas menimbang berat badan, kemudian dilanjutkan dengan tinggi badan dan pemeriksaan tekanan darah. Sehabis itu warga pun diarahkan melakukan pemeriksaan berdasarkan hasil screening sebelumnya. Ada yang diperiksa gula darah, asam urat, kolestrol dan lain sebagainya. Setelah itu pun mereka diberikan penyuluhan berdasarkan hasil dari pemeriksaan kesehatan yang sudah di lakukan sebelumnya.

Nikon by Abek_170215_0003   IMG_20170212_101512_HDR

Pemeriksaan kesehatan kali ini bukan saja untuk warga,  anak-anak didesa bonto masunggu ini pun tidak lepas dari pemeriksaan kesehatannya. Relawan yang berlatang belakang mahasiswa dan lulusan fisioterapi ini melakukan pemeriksaan deteksi cacat dini. Sebelumnya mereka memberikan penyuluhan kepada anak-anak tentang cara berjalan yang benar, membawa barang-barang yang benar, bahkan cara duduk yang benar agar tidak terjadi kelainan pada struktur tulang mereka. Setelah itu satu persatu  anak-anak itu masuk keruangan yang sudah ada relawan sebelumnya untuk melakukan deteksi cacat dini, ada juga yang langsung didampingi langsung oleh orang tuanya. Ditempat yang sama di samping kantor desa, ada juga penyuluhan pengelolaan sampah. Warga yang sebagian besar bapak-bapak dan berprofesi sebagai petani ini diajarkan bagaimana mengelolah sampah menjadi pupuk dan bisa di manfaatkan di sektor pertanian. Para warga ini diberikan praktek langsung oleh salah satu relawan lentera negeri sarjana kimia ini.

IMG_20170212_102648  IMG_20170212_104703  Nikon by Abek_170215_0001

Hari semakin siang, dan agenda bakti sosial lentera negeri ini yang telah direncanakan sebelumnya sudah usai dan terlaksana dengan baik. Kami pun kembali ke posko untuk beristirahat dan ada juga yang berjalan menikmati panorama indah yang terhampar dikaki gunung ini.

uuuuu mari bersama_170215_0070ada yang bermain bersama anak-anak desa di sungai belakang rumah kepala desa yang menjadi posko bakti sosial ini. hari mulai menjelang sore hari, kami pun mulai bersiap untuk kembali pulang keperaduan masing-masing, untuk kembali bergelut dengan pekerjaan masing-masing. Seluruh agenda bakti sosial kali ini ditutup dengan foto bersama relawan didepan rumah kepala desa bonto masunggu. Kendaraan yang membawa rombongan relawan lentera negeri ini mulai berbunyi yang mengharuskan kami mengakhiri serangkaian kegiatan bakti sosial kali ini. langkah kaki menuju kendaraan dan lambaian tangan warga serta anak-anak mengakhiri kisah para relawan lentera negeri di Surga terpencil ini.

uuuuu mari bersama_170214_0068

Tinggalkan Balasan