Terima Kasih Lentera Negeri

12803082_1206948352650479_5634042162965232831_n“ bila kaum muda yang telah belajar di sekolah dan menganggap dirinya terlalu tinggi dan pintar untuk melebur dengan masyarakat yang bekerja dengan cangkul dan hanya memiliki cita-cita yang sederhana. Maka lebih baik pendidikan itu tidak diberikan sama sekali”
– Tan malaka

Sebuah kutipan yang menyadarkan kita semua bahwa pendidikan sebenarnya bukanlah hanya sebuah ajang untuk berburu gelar ataupun ajang untuk pamer kemampuan. Tapi tujuan pendidikan yang sebenarnya adalah bagaimana kemampuan kita untuk mengimplementasikan dan mengamalkan ilmu yang telah diperoleh, karena sebaik-baiknya ilmu adalah ilmu yang diamalkan.

Lentera negeri adalah salah satu komunitas yang merangkul relawan-relawan pendidik untuk ikut memberikan sumbangsihnya kepada bangsa ini. Sebagaimana salah satu janji kemerdekaan ini adalah “turut mencerdaskan kehidupan bangsa”, para relawan lentera negeri ini sadar betul akan hal itu. Mereka terjun langsung untuk memberikan pendampingan kepada anak-anak dari kaum marginal melalui sekolah anak negeri yang merupakan salah satu program dari komunitas lentera Negeri itu sendiri.

Memutuskan bergabung dalam komunitas ini melalui Training of Volunteer menumbuhkan semangatku untuk berbagi bersama. Berkumpul bersama orang-orang yang memiliki kemampuan dan ketulusan dalam memberi, menjadikanku sangat antusias untuk mengikuti beberapa program yang telah di canangkan oleh lentera negeri. Dari mereka diri ini banyak belajar tentang apa yang tidak saya dapatkan di bangku sekolah dulu. Semangat pantang menyerah, ketulusan, sikap nasionalis, bahkan makna akan hidup yang sesungguhnya. Mereka adalah para relawan yang sudah lama terjun dalam pemberdayaan pendidikan kaum marginal. Tapi yang demikian itu tidak menjadikan mereka angkuh dan sombong, tapi malah membuat mereka semakin merendah, selayaknya padi semakin berisi semakin menunduk. Bisa berkumpul dan menjadi salah satu keluarga dari mereka adalah sebuah kebanggaan tersendiri bagiku. Semakin banyak belajar dari mereka, semakin banyak pengalaman-pengalaman yang bisa diberikan, dan semakin tau akan banyak hal membuat diri ini makin terlihat bodoh.12783741_1208459489166032_786457245735030334_o

Pengalaman demi pengalaman yang saya dapatkan memjadikanku semakin haus akan hal yang demikian itu. Terlebih saat pertama kali memasuki kelas sekolah anak negeri, melihat senyum ramah seakan menyambut kedatanganku di kelas G gowa yang berada di panti asuhan Reski ananda. Saat dimana pertama kali menginjakkan kaki di kelas dengan label seorang relawan pendidik membuatku harus lebih semangat dalam proses belajar-mengajar.

Menatap kedalam mata yang memandangiku saat itu mengembalikan ingatanku beberapa tahun silam saat masih berumur seperti mereka. Dilahirkan dengan kondisi ekonomi keluarga yang terbilang pas-pasan saat itu menjadikan motivasi untuk terus melanjutkan pendidikan. Usaha , kerja keras dan do’a dari orang tua menjadikan ku seperti saat ini, saat dimana sudah mempunyai pekerjaan dan penghasilan sendiri untuk balas budi kepada kedua orang tua yang makin hari makin terlihat menua, meski kutau mereka tidak mengharapkan itu. Semangat itulah yang akan saya tularkan kepada adik-adik binaan lentera negeri ini. Menanamkan semangat belajar sejak dini, agar kelak di kemudian hari mereka mampu berdiri tegak dengan kaki sendiri. Agar kelak semangat ini akan terus menular dari generasi ke generasi.535342_1166938399984808_4287728632001622319_n

Tak bisa di pungkiri lagi, dari Lentera negeri diri ini banyak belajar banyak hal, bahkan apa yang tidak saya dapatkan di bangku sekolah dahulunya. Pengalaman yang tidak bisa ku lupakan sampai kapan pun. Beribu terima kasih saya haturkan telah diizinkan bergabung dalam komunitas penuh manfaat ini, terima kasih kepada para relawan lentera negeri yang sudah menarik dan merangkul untuk menjadi bagian dari keluarga. Terima kasih kepada adik-adik binaan Lentera negeri yang telah membuka mata ini, membuka hati ini bahwa hidup tak harus melihat ke atas. Kelak ini akan menjadi cerita menarik kepada generasi berikutnya.

Tetaplah menjadi sebuah lentera yang memberikan cahaya harapan untuk pendidikan anak di negeri tercinta ini.

“sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bisa bermanfaat untuk sesama ( Al-hadist)”.

Terima kasih Lentera Negeri……

 

 

Written By

12778966_1208972282448086_3964030064487326051_o

Beki Mulia Adhy

Tinggalkan Balasan