TUHAN , MASIH PANTAS KAH KUSEBUT INI KEGAGALAN ?

Kegagalan dipandang orang dengan berbagai macam sudut pandang. Ada yang menganggapnya sebagai sesuatu yang mengecewakan, menyedihkan, hingga berujung pada penyesalan. Sementara ada pula yang melihatnya sebagai peluang untuk evaluasi, mencoba hal2 baru di luar rencana, dan mempersiapkan diri untuk menjadi lebih baik lagi. Kegagalan adalah bagian dari proses, bukan merupakan hasil akhir. Kegagalan akan menjadi hasil, tergantung dari keputusan pelakunya, apakah memutuskan berhenti mencoba atau kembali mencoba.
Kegagalan adalah sesuatu yang menyakitkan, itu manusiawi. Rencana yang telah disusun matang harus berubah karena kenyataan tidak sesuai dengan harapan. Setelah memasuki dunia kemahasiswaan , saya berencana menjadi mahasiswa terbaik dengan IPK tinggi sekaligus lulus tercepat. Namun apa hendak dikata, dalam proses persiapan tersebut, kegagalan demi kegagalan datang. Mulai dari kegagalan manajemen waktu, kuliah dengan optimal, telat KKN , hingga yang paling menyakitkan sulit melepaskan status kemahasiswaan (Skripsi) . Akan tetapi hingga saat ini, saya belum memutuskan berhenti. saya masih diberikan jalan untuk menanggalkan status ini . meskipun saya masuk kategori mahasiswa bermasalah versi orang kebanyakan karena melebih batas normal seorang mahasiswa menyelesaikan pendidikan . Saya akan terus mencoba sampai benar2 tak ada jalan lagi

12768364_10201230711565713_5646492494934957047_o
Kegagalan memang memalukan, terlebih membandingkannya dengan kehidupan orang lain. Ketika sahabat2 saya berhasil dengan satu-dua kali mencoba, saya harus berkali2 melakukannya. Lambat laun, kesadaran itu pun muncul. Saya tidak bisa terus berputar2 menyalahkan diri sendiri dan juga keadaan di masa lalu. Sebab waktu yang telah lewat, takkan pernah kembali, kecuali dengan mesin waktu seperti di film kartun Doraemon yang sangat mustahil di dunia nyata akan terjadi. Saya tetap meyakini bahwa Tuhan memiliki alasan tersendiri memberikan yang demikian sebagai hasil terbaik.

Kegagalan membawa saya ke dalam dunia kerelawanan. Sebuah dunia yang tidak pernah sedikitpun terlintas di pikiran saya sebagai bagian dari rencana masa depan. Dari sebuah inbox di sosial media , saya mendapatkan informasinya. kebetulan di inbox langsung oleh sang pendiri yg kebetulan adalah dosen saya hingga saat ini . Dengan niat untuk menjadi pribadi yang lebih bermanfaat selagi ada waktu dan masih mampu, saya pun mengikuti serangkaian proses di komunitas ini . menjalani hari2 dengan anak kecil . hahaha . apakah ini lelucon ? ini bukan dunia ku , ini bukan diriku yang harus menghabiskan waktu mengurusi mereka sedangkan diriku sendiri terabaikan . sempat dalam benakku berkata . untuk apa kuhabisakn waktuku ini hanya untuk hal selucu ini … TAPI ..SEMUANYA BERUBAH . TUHAN KEMBALI MENGHADIRKAN SKENARIO TERBAIKNYA ..

Kegagalan menyadarkan saya bahwa saya punya pengalaman bepergian ke luar daerah dan bertemu banyak keluarga baru , mengenal orang2 luar biasa yang juga mengabdikan dirinya untuk pendidikan marginal . mendapat pengalaman luar biasa hingga ke pelosok negeri yang mungkin tidak akan pernah sy dapatkan ketika masuk didunia kerja nanti . mendapatkan sosok2 adik2 luar biasa para laskar masa depan negeri ini yang selalu saja meninggalkan kebahagian dihati.
Kegagalan telah mengantarkan saya mengenal medan dari semua desa yang ada ditanah kelahiran saya yang notabene tidak pernah terjelajahi oleh kedua kaki ini meskipun sudah sekian puluh tahun tinggal disana . kegagalan telah mengantarkan saya mendapatkan sebuah arti kebersamaan dalam mengabdi untuk sesama. memberikan saya pemahaman tentang pola komunikasi masyarakat , berembuk mencarikan solusi kemudian dikerjakan bersama2 . karena kesalahan ini saya punya banyak orang2 yang tiada lelah meberikan sema946173_1207029095976943_5353606467484776667_nngat untuk saya agar tidak pernah berhenti berjuang . masih banyak manusia yg tidak menjadikan materi sebagai keutamaan hidup , tapi bagaimana mereka bisa memberikan sumbangsi nyata untuk sesama. dan masih banyak lagi kenikmatan yang akan panjang jadinya bila disebutkan semuanya.
Kegagalan telah mengantarkan saya melihat Provinsi2 di Sulawesi lebih dekat. Dengan bergabung menjadi relawan di berbagai komunitas utamanya LENTERA NEGERI yang menjadi TITIK AWAL SAYA dalam dunia kerelawanan , saya berkesempatan terlibat sejumlah aksi bersama rekan2 di sejumlah daerah minim akses. Dari perjalanan ini , saya melihat sawah2 warga desa yang terendam banjir akibat hujan sehari semalam. Saya melihat rumah2 di pinggir jalan rusak, di tengah hutan, yang listriknya mati di malam hari. Dari perjalanan masuk desa di bukit pegunungan , saya melihat rumah2 yang jauh dari akses fasilitas kehidupan kota.
Dari perjalanan desa satu ke yang lain , saya melihat beberapa jembatan yang jalannya penuh lubang, semoga segera diperbaiki sebelum semakin parah. Dari perjalanan menyusuri dusun terjauh , saya melihat kebanyakan sekolah adalah SD, bagaimana mereka yang kemudian melanjutkan SMP, SMA, hingga bangku perkuliahan? Dan dari aksi2 di berbagai desa, saya mengetahui bahwa cek golongan darah dan USG adalah langka di sana. “Ini gratis kan, pak ” ? tanya sebagian warga saat beberapa teman medis bertugas di meja registrasi pasien .12829162_10201289146026538_6777567389256650127_o

Oh Tuhan, betapa pemurah dan pengasihnya Engkau kepada hamba.
Kegagalan ini adalah cara Tuhan untuk mengajarkan saya pentingnya BERSYUKUR ..
Terima kasih LENTERA NEGERI . karena mu . kegagalan itu bertransformasi menjadi sebuah perubahan besar dalam sejarah kehidupanku.memberikan sudut pandang tersendiri untuk penikmatnya

 

 

 

 

Written By

165989_10201285869024615_7604796529848069010_n

Bintang Hadi Putra

Tinggalkan Balasan